Kamis, 26 Desember 2013

Teknik Masking dengan Photoshop

Teknik Masking dengan Photoshop


Pada tutorial dasar tentang photoshop kali ini saya akan membahas mengenai teknik masking di photoshop. Teknik ini sederhana namun akan banyak anda gunakan ketika anda bergelut di dunia kerja dengan photoshop misalnya dalam hal pembuatan bannerkartu nama, dll.

Kenapa lebih menggunakan tehnik masking daripada eraser tool?

Pada dasarnya masking mempunyai fungsi yang sama dengan erasing tool yaitu menghilangkan bagian yang tidak diinginkan namun ada perbedaan mencolok diantara keduanya. Perbedaan antara Masking dan Erasing adalah jika menggunakan teknik masking maka gambar tidak akan rusak dan bisa dikembalikan seperti semula karena efek masking ini hanya menutupi bagian yang tidak diinginkan saja. Sedangkan teknik erasing dengan eraser tool memiliki efek menghilangkan bagian dengan menghapus object secara langsung. Oleh karena itu editor foto professional lebih menggunakan masking ketimbang erasing tool.

Masih bingung mari kita ikuti saja tutorial Masking dengan photoshop berikut ini :

1. Buka Photoshop anda, di Start > All Program > Adobe Photoshop
2. Masukkan foto ke dalam photoshop, Caranya : klik File > Open > Pilih Foto > Open
Disini saya memasukkan 2 foto yaitu foto namun anda nanti bisa berimprovisasi dengan lebih banyak foto
Foto - Foto :
- Peta Wisata Bali (jpg) sebagai landasan backgroundnya
peta bali, indonesia
Gambar : peta bali, indonesia

- Foto Penari Bali
Balinese Dances
Gambar : Balinese Dances
( kenapa foto tentang bali? ya sekalian promosiin pariwisata Indonesia )
3. Ok, sekarang gunakan Move Tool drag foto Balinese Dances ke Peta Pulau Bali
Balinese Dance berada di foto Peta Pulau Bali
Gambar : Balinese Dance berada di foto Peta Pulau Bali
4. Sekarang tambahkan masking dengan klik add vector mask
Add vector mask
Gambar : Add vector mask
5. Ok, set foreground dan background menjadi hitam dan putih,
caranya : (tekan tombol D pada keyboard, jika kebalik tekan tombol X , jadi ini sangat penting. Foreground = Hitam, Background = Putih).
Lihat Gambar di bawah
Set Foreground dan Background
Gambar : Set Foreground dan Background
Penjelasan :
Kenapa? Karena dalam masking nanti ada 2 unsur yaitu black (hitam) dan white (putih), Hitam fungsinya untuk menghapus, sedangkan putih fungsinya untuk mengembalikan penghapusan (masking)

6. Ok sekarang klik Brush Tool,
Brush Tool
Gambar : Brush Tool

Klik panah segitiga kecil dekat brush
anda bisa menSet Hardness brush ke 50%, sapukan brush pada foto Balinene Dances
Pengaturan Brush
Gambar : Pengaturan Brush
Hasilnya : foto balinese dances akan hilang pada bagian yang anda sapukan brush
Masking Foto
Gambar : Masking Foto Balinese Dance ke Peta Bali
Nah sekarang akan saya jelaskan, seperti info saya di atas bahwa dengan masking maka foto tidak akan rusak jadi ketika terjadi kesalahan pada masking maka anda bisa menRestore foto anda dengan menggunakan warna putih, klik foreground dan ubah warnanya ke putih.
Foreground Putih
Gambar : Foreground Putih
Sekarang coba sapukan lagi brush anda, dan lihat apa yang terjadi...
Restore mask
Gambar : Restore / Pengembalian bentuk Foto "Balinese Dances"
Anda bisa menambahkan object foto yang lain dan men SET hardness dari brush ke tingkat 0% agar lebih transparan, dan ini Contoh Kreasi dengan Masking Photoshop yang saya buat, anda bisa berkreasi menurut imajinasi anda.
Contoh Masking di Photoshop
Gambar : Contoh Masking di Photoshop

Tutorial Photoshop Seleksi Menggunakan Quick Selection Tool

Tutorial Photoshop Seleksi Menggunakan Quick Selection Tool



  • 23
     

  • Share
Ilmu grafis desain Tutorial Photoshop Seleksi Menggunakan Quick Selection Tool adalah seleksi mutakhir dengan proses lebih cepat dan hasil seleksi yg cukup baik. Tool ini dirilis pada photoshop versi CS3 dan terus dikembangkan sampai versi photoshop terakhir saat ini, yaitu photoshop CS5.
Quick Selection Tool adalah sebuah sebuah tool pembuatan seleksi photoshop secara instan (sekali klik terjadi sebuah seleksi, yang hampir menyerupai magic wand). Quick Selection Tool merupakan kombinasi tool seleksi antara Magic Wand dengan brush. Dengan tool ini kita mampu memilih sendiri area warna, terintegrasi dengan sistem akurat pada perbatasan area yang diseleksi jika dibandingkan dengan Magic Wand.Tutorial Photoshop Seleksi  dengan Quick Selection Tool
Untuk membuat seleksi, pilih tool ini kemudian diklik atau klik dan geser pada area yang akan diseleksi. Sebagai contoh, pada gambar foto artis terkenal saya dibawah ini, Quick Selection Tool di klik pada bagian baju satu kali. Dan hasilnya adalah seleksi menyebar di sekitar area yang diklik, namun berhenti pada perbatasan baju dengan latar belakang.
Penjelasan fungsi tool pada property bar, dimulai dari paling kiri
  1. New Selection digunakan untuk membuat seleksi baru setiap kali klik / klik+geser
  2. Add to Selection, digunakan untuk menambah seleksi setiap kali klik / klik+geser
  3. Substract from Selection, digunakan untuk mengurangi seleksi yang sudah ada sebelumnya
  4. Brush picker, digunakan untuk mengatur jenis, ukuran dan opsi lain yang ada pada sebuah property brush
    1. Size, digunakan untuk mengecilkan atau membesarkan ukuran brush
    2. Hardness, digunakan untuk mengatur ketajaman brush pada saat seleksi dilakukan
  5. Anti-alias, berfungsi untuk mengurangi ujung seleksi yang bergerigi kasar dan tidak rata.
  6. Sample All layers digunakan jika yang akan diseleksi lebih dari satu layer ( referensi warna dan objek diambil tampilan seluruh layer ).
  7. Tombol Refine Edge digunakan untuk melakukan pengaturan ulang hasil seleksi

Cara Menggunakan Menggunakan Quick Selection Tool

Langkah 1
Buka gambar atau foto yang ingin diseleksi dengan photoshop. Sebagai contoh gunakan gambar berikut.
Tutorial Photoshop Seleksi dengan Quick Selection ToolLangkah 2
Pilih tool quick selection tool
Langkah 3
Atur besarnya brush dengan menekan tombol keyboard ] untuk membesarkan atau tekan [ untuk mengecilkan.
Langkah 4
Klik dan drag pada area yang akan diseleksi, seperti pada gambar di bawah.Tutorial Photoshop Seleksi dengan Quick Selection Tool
Catatan :
Untuk menghasilkan hasil seleksi maksimal, kombinasikan besarnya brush dan gunakan fungsi view ( tampilan gambar ). Jika view kurang jelas ( besar kecilnya tampilan foto ) Anda bisa perbesar view dengan cara zoom in [ CTRL + + ]. Untuk mengcilkan view klik Menu View > Zoom Out [ CTRL+ - ].
Pada sudut atau area kecil dan contrast rendah gunakan brush ukuran kecil dan sebaliknya.
Langkah 5
Ulangi langkah 3 dan 4 sampai terbentuk seleksi sesuai dengan gambar / area yang ingin diseleksi.
Langkah 6 ( tambahan )
Jika seleksi sudah sesuai ( sudah jadi ), maka Anda bisa mengatur tepian seleksi agar hasil seleksi lebih maksimal dengan menekan refine edge.
Kesimpulannya tool ini terbilang cukup praktis digunakan untuk membuat seleksi, mudah dan cepat ( sesuai namanya Quick Selection ). Tapi bagaimanapun juga sampai sekarang masih banyak anggapan di kalangan pengguna photoshop bahwa menggunakan path dan channel masih lebih akurat untuk membuat seleksi atau sekedar memotong gambar atau foto. Yah, itu sebenarnya tinggal pengaplikasiaanya saja, pada kondisi foto tertentu menggunakan tool ini, jika kondisi foto begitu menggunakan tool lain. Tool yang tepat akan menghasilkan sesuatu yang cepat pula kan..? Bagaimana menurut Anda..?
Semoga Anda menikmati artikel ini

Minggu, 22 Desember 2013

Teknik Dasar Desain Grafis

Teknik Dasar Desain Grafis


assalamu'alaikum wr wb
Penjelasan Desain grafis, desain grafis ialah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Desain grafis dapat dikatakan sebagai proses pembuatan, metode merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).
 
Sebagaimana penjelasan di atas maka seorang desainer (perancang grafis) dalam melakukan aktivitas/pekerjaan tidak akan lepas dari Teknik Desain Grafis yang akan menghasilkan karya grafis yang bagus dan sempurna serta diterima oleh konsumen. Mengapa demikian? Karena Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.
Berikut ini, beberapa teknik grafis yang dapat menghasilkan karya grafis yang estetis dan menarik perhatian untuk dilihat dan dinikmati, antara lain.

1. Teknik Desain Grafis sinar satahari/sinar sahaya (sising sun)

Teknik Desain Grafis saat ini sering mempergunakan teknik ini. Pada praktiknya, sinar terkenal karena cahaya biasanya ditemukan tersimpan di latar belakang desain atau di garis depan.

2. Teknik Desain Grafis hitam (atau berwarna) siluet

Teknik Desain Grafis ini dibuat terkenal oleh kampanye iPod sehinggadapat dilihat di mana-mana. Perhatikan kombinasi dari sinar matahari dan siluet hitam?

3. Teknik Desain Grafis tinta memerciki

Teknik ini dapat terlihat keren/trendi untuk merancang dan berbaur dengan baik serta digunakan dalam moderasi.

4. Teknik grafis swirls/berkembang/ornamen

 Teknik ini cukup menarik dan umumnya hanya bagus untuk dilihat. Berkembang & ornamen berjalan dengan baik bersama-sama untuk menciptakan organik, desain segar yang cukup 'dalam' saat ini.

5. Teknik grafi garis mengalir

Teknik ini menampilkan garis-garis yang mengalir pada umumnya sehingga menambahkan gerak dan keluwesan untuk desain yang memberikan emosi tertentu ketika dikombinasikan dengan unsur lain (mis. lingkaran yang funky seperti yang terlihat di atas).

6. Teknik grafis lingkaran yang funky

Teknik ini dikenal dengan combo lingkaran dengan warna yang funky terlihat jelas dalam berbagai desain di web dan seperti namanya itu tidak memberikan desain tampilan yang cukup funky, tetapi dapat digunakan di mana-mana!

7. Teknik grafis asap textures

Teknik ini memperlihatkan efek-efek berasap yang tidak tampak jelas seperti yang lainnya karena selalu tampak di latar belakang desain, tetai jika dilihat lebih dekat, efek berasap tampak di mana-mana. 

 Sekian semoga Artikel ini bermanfaat buat kalian semua..
Makasih dah singgah di Blog saya, jangan lupa tinggal kan komentar, kritikan, saran, dan masukan buat saya, agar blog  ini dapat trus berkembang dan bermanfaat untuk saya dan kalian semua. :)

Wassallamualaikum wr.wb...

Macam – macam aplikasi desain grafis beserta penjelasannya

Macam – macam aplikasi desain grafis beserta penjelasannya



       Definisi Desain Grafis :
adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan.

Desain grafis pun memiliki banyak aplikasi yang saya ketahui dan saya sering dengar seperti : Macromedia freehand, Photoshop, Page maker, Corel draw dan lain sebagainya yang tidak saya sebutkan satu persatu. Nah disini saya akan sedikit menjelaskan atau menjabarkan pengertian dan penjelasan dari aplikasi yang telah saya sebutkan tadi, yang pertama yaitu :

Macromedia freehand    :
adalah aplikasi komputer untuk membuat grafik vektor 2 dimensi (penggunaan lambang geometris seperti titik, garis, lengkungan dan poligon untuk merepresentasikan gambar, dikenal dengan pemodelan geometris) diorientasikan untuk pasar pemasaran desktop professional.

Photoshop                 :
 adalah sebuah image editor, atau program penyunting gambar yang berfungsi untuk membuat, menyunting, dan memodifikasi gambar-gambar digital yang terdapat di dalam komputer.

Page maker               :
Adalah salah satu program desain grafis yang digunakan untuk mendesain publikasi,brosur, majalah, kartu, poster, dan lain sebagainya.

Corel draw                :
Adalah aplikasi desaign grafis yang digunakan untuk membuat berbagai macam desaign seperti logo, kartu nama, kalender, poster, stiker dan lain-lain.

Itu tadi penjelasan yang bisa saya berikan, bila sumber yang saya dapat kurang memuaskan, pembaca bisa mencari sendiri dari sumber – sumber lainnya.

Sabtu, 21 Desember 2013

Membuat Efek Levitasi - Foto Melayang

Membuat Efek Levitasi - Foto Melayang


Ok sebelum kita mulai Tutorial Efek Levitasi dengan Photoshop, Silahkan download dulu bahan / file latihan tutorial ini :
bahan levitasi buatan
Gambar 1 : wanita dengan penopang kursi (bantuan kursi)
Gambar 2 : Wanita Berlenggok (support)
Gambar 3 : Background
Download dahulu semua Gambar tersebut : Download Disini
Save di Komputer, Extract file, Buka kedua gambar di Photoshop
Ok, Langkah - Langkahnya :
1. Seleksi dan buang background dari gambar 1 : wanita dengan penopang kursi.
Anda bisa menggunakan Seleksi dengan Pen Tool untuk hasil yang lebih akurat. Doble klik pada background ganti dengan layer 0 agar gambar bisa diedit.
Klik Pen Tool (Mode : Paths) lalu pen pada object. setelah selesai Klik kanan dan pilih Make Selection .Feather Radius = 1 , OK
Seleksi dengan Pen Tool
Gambar : Seleksi dengan Pen Tool
Jika anda belum mengetahui bagaimana cara kerja menghapus background dengan pen tool silahkan Lihat Video Tutorial ini:
Memisahkan dan Menghapus Background

Video Tutorial dari IG Team
Setelah itu tekan Inverse
Inverse Selection
Gambar : Inverse Selection
Lalu tekan [Del] pada Keyboard untuk menghapus background.
2. Cari Background yang sesuai, sudah saya sediakan contohnya di file latihan yang anda download di atas, klik move tool , pindahkan (drag) gambar hasil seleksi tersebut ke background yang diinginkan.
Object berpindah
Gambar : Object berpindah ke background yang lain
Nah sekarang masih ada kendala yaitu pada tangan terlihat masih memegang kursi, bagaimana pemecahannya? Gunakan gambar 2 : Wanita Berlenggok (support)
3. Pada tangan Gambar 2 lakukan Seleksi kembali dengan Pen Tool (Mode : Paths) , Gunakan Zoom untuk memperbesar dan memperjelas gambar.
Seleksi tangan
Gambar : Seleksi tangan
Sama seperti proses sebelumnya, Klik kanan dan Make Selection . Feather Radius = 1 , OK
Setelah terseleksi maka gunakan Move tool dan pindah (drag) tangan tersebut ke gambar yang sebelumnya
Subtitusi gambar
Gambar : Subtitusi gambar
Gunakan tehnik maskin yang telah saya bagikan sebelumnya, bagi anda yang belum tahu tehnik masking silahkan pelajari di Teknik Masking dengan Photoshop, Sehingga gambar menjadi seperti ini:
Subtitusi Tangan
Gambar : Subtitusi Tangan
Agar tangan terlihat tidak terlalu berbeda warna, maka tekan CTRL + L untuk mengatur tingkat kecerahan.
Menyamarkan warna kulit
Gambar : Menyamarkan warna kulit
Setelah selesai menyamakan warna kulit, maka Merge layer antara tangan pengganti (layer 2) dan object utama (Layer 1)
Merge Layer
Gambar : Merge Layer
Nah sekarang sudah tampak serasi. Hasilnya sementara seperti ini :
Tugu Pahlawan, Surabaya
Gambar : Efek Levitasi hasil sementara
4. Nah sekarang tinggal menyesuaikan pewarnaan gadis berpayung dengan background kita. Disini background memiliki warna yang warm (hangat). Sedangkan object kita memiliki warna yang cenderung biru (cool). jadi tekan Image > Adjustments > Curves. Pada layer object wanita berpayung yang telah di merge (Layer 2).
Menyamarkan Warna Object
Gambar : Menyamarkan Warna Object
5. Sekarang Rapikan pakaiannya dengan Warp, Agar pakaian tidak terlalu tebal / menonjol di depan
Klik  Edit > Transform > Warp , geser node pada kiri bawah dan kemudian kanan bawah seperti di bawah ini
Warp Pakaian
Gambar : Warp Pakaian
6. Ok sekarang gunakan Smudge Tool pada bagian rambut agar terlihat seperti sedang melayang dan rambut tersebut seperti tersapu angin
Efek Smudge
Gambar : Efek Smudge
Terakhir, Aturlah level dari pencahayaan warna, anda bisa sedikit meredupkannya. Tekan CTRL + L
Atur Level
Gambar : Atur Level
Gunakan Sponge Tool pada wajah dan bagian depan agar seolah - olah object terkena paparan sinar lilin, dan Burn Tool pada rok sehingga menampakkan kesan agak kotor (kehitaman).

Hasil akhirnya kira - kira seperti ini
efek levitasi (melayang)
Gambar : efek levitasi (melayang)

Efek Motion Photography di Photoshop

Efek Motion Photography di Photoshop


Tutorial Photoshop kali ini adalah tentang motion blur pada foto, fungsi dari motion blur adalah untuk Menambahkan efek Blur dengan arah tertentu, biasa di gunakan untuk menunjukan efek gerak/kecepatangerak suatu objek.
Bagaimana caranya, mari kita simak tutorial Motion Blur Photography di bawah ini :
1. Tentu saja buka aplikasi Photoshop. bisa pakai photoshop versi berapapun. Klo belum punya silahkandownload 
2. Buka gambar yang akan kita beri efek motion blur, Pilih gambar yang memang sesuai untuk efek ini agar lebih dramatis, caranya : klik File > Open > pilih file > Open
sebagai contoh saya memilih gambar ini :
aprilia racing
gambar : motoGP race , anda bisa download gambar ini di :
http://www.asphaltandrubber.com/racing/wsbk-race-2-phillip-island-2013/
3. Gunakan Eliptical Marque Tool, set Feather : 100 px (relatif) dan hilangkan centang dari anti-alias

gambar : Set Eliptical Marque Tool
4. Buatlah lingkaran di tengah gambar, hal ini untuk menseleksi gambar
seleksi lingkaran motion
gambar : seleksi lingkaran
5. sekarang kita balikkan seleksi dengan menekan inverse

gambar : inverse
6. Tekan ctrl + j (untuk menggandakan seleksi dan menambahkan layer), lihat jendela layer kanan bawah
layers
gambar : layer photoshop
7. Nah sekarang tinggal memberi efek blur, klik Filter > Blur > Radial Blur...
radial blur
gambar : radial blur (motion)
8. Pilih Zoom, Set sesuka anda, Quality (draft , good , atau best ) sesuai selera, disini contoh settingannya :
Jika kurang puas dengan hasilnya maka anda bisa meng-Undo dengan menekan CTRL+Z dan merubahmen-set-ulang komposisinya

gambar : setting radial blur
Hasilnya :
moto GP in motion blur
gambar : moto GP in motion

Nah seru kan efeknya, membuat efek kecepatan lebih dramatis layaknya film - film balapan seperti fast and furious saja. Ok, semoga bermanfaat, 

Tutorial Photoshop Dasar Fungsi View

Tutorial Photoshop Dasar Fungsi View



  • 39
     

  • Share
Tutorial Photoshop Dasar Fungsi ViewIlmu Grafis Desain Tutorial Photoshop Dasar Fungsi View dapat diakses dengan beberapa cara. Fungsi pada Adobe Photoshop ini akan mempermudah proses edit foto, olah foto, terutama pada saat proses olah foto yang menuntut detail tinggi dan kesesuaian pandangan kita. Seperti pada rambut, bulu, tekstur kulit, bercak noda, atau objek kecil lainnya.
Kita bisa bayangkan saat mengolah atau mengedit bagian-bagian rumit dengan detail tinggi tanpa adanya perbesaran view, malah mungkin yang terjadi adalah proses editing tidak selesai-selesai karena tidak ssuai dengan apa yang diinginkan.
Fungsi view yang selama ini kita kenal adalah zoom ini dan zoom out, memperbesar dan memperkecil view. Memang fungsi ini adalah fungsi perintah yang umum ada pada pengolah grafis dan graphic viewer semacam ACDSee, Picasa, Gimp dan sebagainya. Pada adabe photoshop, fungsi view ada beberapa macam yang juga dapat dikses dengan berbagai cara pula. Selain menggunakan akses klik kanan, tombol ikon, dan menu juga bisa menggunakan shortcut sehingga lebih cepat diakses.
Fungsi View pada Photoshop
Zoom In
Digunakan untuk memperbesar view. Zoom ini bisa diakses menggunakan Menu View > Zoom In. Untuk memudahkan aksesnya, tersedia beberapa shortcut seperti:
  1. Ctrl++ atau Ctrl+=
    Hasil perbesaran view adalah di tengah-tengah jendela kerja
  2. Ctrl+Space+Klik
    Hasil perbesaran view ada pada letak klik
  3. Ctrl+Space+Klik+Draw
    Hasil perbesaran ada pada kotak drag.
Dengan adanya shortcut ini tentunya akan sangat menghemat waktu khususnya bagi para pengguna photoshop kelas advance atau profesional. Mamang fasilitas ini ditujukan untuk menghemat waktu mengakses fungsi photoshop.
Zoom Out
Digunakan untuk memperkecil view. Fungsi zoom out bisa diakes melalui Menu View > Zoom out. Untuk memudahkan aksesnya, tersedia beberapa shortcut seperti:
  1. Ctrl+- atau Ctrl+_
    Hasil memperkecil view adalah di tengah-tengah jendela kerja
  2. Ctrl+ALT+Space+Klik
    Hasil memperkecil view ada pada letak klik
  3. Ctrl+ALT+Space+Klik+Draw
    Hasil memperkecil ada pada kotak awal drag.
Fit On Screen
Digunakan untuk menyamakan view gambar paling tepat pada jendela kerja (workspace) photoshop. Tinggi atau lebar ukuran foto dan gambar disesuaikan persis sebesar jendela kerja.
Actual Size / Pixels
Digunakan untuk melihat ukuran gambar sebenarnya. Contohnya, jika ukurannya 50×50 px maka akan ditampilkan ukuran tersebut. Jika lebih besar dari jendela kerja photoshop, 2500 px misanya, maka ukuran tersebut yang akan kita lihat pada jendela kerja photoshop.
Print Size
Digunakan untuk melihat ukuran gambar jika dicetak, hasil pandangan ( view ) akan mirip dengan actual size / pixels. Fungsi ini bermanfaat jika hasil foto / gambar akan dicetak, sesuai namanya saja. Tidak perlu ribut atau pusing masalah nama fungsi dan kegunaan.
Pelengkap Fungsi view yang berkaitan dalam hal ini adalah hand tool temporer yang berguna untuk memindah posisi view pada jendela aktif. Hand tool temporer biasa diakses dengan cara menekan tombol keyboard space sambil klik drag pada arah yang ingin dituju. Saya sendiri sering menggunakan cara penggabungan (fungsi view + hand tool) ini untuk melihat detail-detail hasil edit foto saya, sehingga saya dapat melihat bagian mana yang perlu diperbaiki atau tidak.
Semoga Anda menikmati artikel ini